MELIBATKAN ALLAH


Pernahkah kita selalu melibatkan Allah di setiap aktivitas dakwah kita? Bagaimana caranya? Bagaimana menghadirkan Allah selalu dalam hati kita?

Untukmu para aktivis dakwah dan golongan orang muflihuun

Mukminin wa mukminat rahimakumullah

Kita memang sudah sangatlah sering mengalami berbagai musibah , kesukaran , kepahitan, kekecewaan dalam perjalanan dakwah kita. Namun, ingatlah bahwa semuanya itu terjadi karena memang atas izin Allah.

”Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah”. (At-Taghaabun 11)

Percayalah, pasti ada hikmah besar dibalik musibah yang kita alami ini. Dan pilihannya hanya ada dua, mundur atau bangkit. Bisa jadi, musibah ini justru membuat kita “terpaksa” untuk lebih kuat lagi, lebih cerdas lagi, lebih solid lagi, lebih banyak belajar dalam berjamaah dan berdakwah. Ujian kelas kakap pasti akan melahirkan orang kelas kakap, ujian kelas teri akan menghasilkan orang kelas teri juga. Oleh karena itu, bukankah kita termasuk wa ulaaika humul muflikhuun mendapat ujian ini?

Nahkoda yang tangguh tidak lahir di samudra yang tenang

  Continue reading

Sketch


Dari kecil hingga sekarang, memang hobi utamaku adalah menggambar. Dari menggambar dengan tangan hingga desain grafis. Namun, yang paling aku suka adalah yang handmade. Sangat terasa orisinalitasannya, detail di setiap goresannya, menangkap imajinasinya…Dan sketch wajah yang paling aku suka. Semakin mirip aslinya, semakin aku puas. Ya, walaupun masih amatir hehe. Dan sekarang Alhamdulillah hobiku ini bisa kujadikan penghasilan untuk menambah uang saku kuliah.n_n  Continue reading

ROK MINI, BERBAHAYA!


Kategori : Opini gagal masuk koran
Date : 19 – 3 – 2012
 

223565_07575409032012_7Era globalisasi menghadirkan plurasisme di Indonesia. Namun, tak semua kultur – kultur yang dominansi dari western itu baik diadopsi oleh masyarakat Indonesia. Mulai dari bahasa, perilaku, adat, sampai ke tingkat fashion. Kebudayaan timur lama kelamaan akan terkikis oleh globalisasi yang mempunyai andil besar ini.

Dahulu, wanita memakai rok mini adalah hal yang tabu. Namun sekarang merupakan hal yang biasa dilihat. Sebagai mahasiswa yang merupakan makhluk berintelektual, seharusnya lebih bisa memandang lebih jauh tentang memakai rok mini di kampus. Selain bisa mengurangi nilai adat ketimuran yang kaya akan kesopanan, bisa juga meningkatkan kriminalitas yang merugikan kaum hawa ini. Yaitu, pelecehan seksual atau bahkan pemerkosaan. Sebagai mahasiswa seharusnya bisa berpikir sudut pandang ganda bahwa semua akibat pasti ada sebab. Ada gula ada semut, ada sebab ada akibat, ada banyak kasus pemerkosaan dan pelecehan karena salah satu sebab kaum wanita tidak bisa menjaga auratnya. Namun seringkali kita menemukan kaum pria yang menjadi kambing hitam atas kasus – kasus pelecehan dan pemerkosaan.

Rok mini juga jika kita telaah, merupakan simbol pergeseran nilai budaya. Dahulu, wanita memakai celana ketat merupakan hal yang tabu. Hingga sekarang wanita memakai rok mini merupakan hal biasa. Dan nanti sekitar 10 atau 20 tahun lagi, mungkin wanita telanjang merupakan hal yang biasa pula. Inilah hal yang seharusnya perlu kita perhatikan. Jadi, stop memakai rok mini karena membahayakan diri sendiri dan budaya.

SENIOR ITU BUKAN PREMAN


Kategori : Opini gagal masuk koran
Date : 27 – 12 – 2011

ospekPremanisme, salah satunya kekerasan fisik, acap kali kerap terjadi bahkan di dunia kampus. Kekerasan di kampus, biasanya sering terjadi pada saat masa orientasi mahasiswa baru. Dengan dalih menumbuhkan respect, disiplin dan kekompakkan, senioritas dinodai dengan tingkah laku seperti “preman”. Hal – hal tersebut, lebih mendatangkan kerugian daripada manfaatnya. Jika itu dilakukan pada mahasiswa baru maka akan menimbulkan dendam dan akan membalaskan dendamnya pada mahasiswa baru lagi akhirnya akan terjadi terus menerus. Dan bukan rasa hormat dan segan yang berlaku untuk senior tapi rasa takut atau benci yang terjadi.

Sebenarnya untuk menumbuhkan rasa disiplin, hormat atau kekompakkan pada mahasiswa baru banyak cara yang bisa dilakukan. Bisa dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan kreatif. Misalnya, mengadakan acara tanam 1000 pohon di area kampus, membuat perlombaan, dan lain – lain. Dan diharapkan senior terlibat langsung bersama mahasiswa baru agar tidak terkesan eksklusif dan tumbuh rasa kekeluargaan.

HELIQUE (HELM UNIQUE) SEBAGAI ALTERNATIF BARU MEDIA PROMOSI KESEHATAN YANG UNIK GUNA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK PEDULI KESEHATAN SECARA MANDIRI


Artikel ini merupakan usulan PKM -GT yang ndak lolos dikti tahun 2011 hehe… daripada hanya dibiarkan membusuk di data laptop dan dibuang sayang, mending ku upload saja. Karena kami dari basic kesehatan masyarakat, usulan ini dibuat di bidang promosi kesehatan.  Semoga bermanfaat n_n
Disusun oleh (nama) (NIM) (angkatan):

Hikmatyar Rabbi A.    E2A008061                 2008

Indah Kurniasari         E2A008064                 2008

Yuniva Tri Lestari       25010110110021          2010

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Gambaran umum media promosi kesehatan di Indonesia

Promosi atau pendidikan kesehatan pada hakikatnya adalah suatu kegiatan atau usaha menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Dengan harapan bahwa dengan adanya pesan tersebut, maka masyarakat ,kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan kesehatan yang lebih baik.(Notoatmodjo, 2005)

Tujuan promosi kesehatan yaitu sebagai media yang dapat mempermudah penyampaian informasi, media dapat menghindari kesalahan persepsi, dapat memperjelas informasi, dapat mempermudah pengertian, mengurangi komunikasi yang verbalistik, dapat menampilkan obyek yang tidak bisa ditangkap mata dan dapat memperlancar komunikasi.(Yusup, 2008) Continue reading

Sampai Kapan


Cipt : Didi Permadi

 

Terasa sepi disini ku menunggumu kekasih

Dan terasa sepi betapa ku merindumu kembali

          Bridge:

Kau tak mengerti setiaku kepada dirimu

Reff :

Kasih sampai kapan…semua kan berubah

Kasih sampai kapan… ini takkan terulang

 

Terasa sepi disini, ku merindumu kembali

         Bridge :

Kau tak mengerti setiaku kepada dirimu

Reff :

Kasih sampai kapan…semua kan berubah

Kasih sampai kapan… ini takkan terulang..kembali

Oh.. oh…

Reff :

Kasih sampai kapan…semua kan berubah

Kasih sampai kapan… ini takkan terulang.. takkan terulang.. takkan terulang.. kembali

 

 

Download lagunya via 4shared

KKN STORY


    KKN,…apa yang terlintas pada pikiranmu jika mendengar kata KKN? KKN bukan yang sedang marak di negara kita, Korupsi Kolusi dan Nepotisme,,,atau juga bukan Kura – Kura Ninja (hehe). KKN itu adalah Kuliah Kerja Nyata, yang dilakukan mahasiswa – mahasiswa dalam rangka bentuk pengabdian nyata pada masyarakat di suatu Universitas. Secara, Universitas kan menganut tri dharma perguruan tinggi; pendidikan, penelitian, dan pengabdian…(bener gak ya?). KKN juga bisa menandakan secara tidak langsung mahasiswa tersebut berarti sudah semester tua (hehe). Kata kebanyakan orang sih, KKN itu seru , KKN itu bikin nganenin, KKN itu kaya di tv-tv “jika aku menjadi…”, bisa ketemu banyak orang baru, teman baru, atau bahkan bisa bertemu jodoh (hehe). Namun, itu tergantung sudut pandang orang yang mau melakukannya sih..bisa sadar banyak menangkap hikmah pelajaran atau tidak.

“PISAH SAMBUT” DEKAN FKM UNDIP


Ini artikel yang lama sebenernya, tepatnya tanggal 14 Maret 2011. Ini artikel berita untuk buletin kampus (maklum mantan reporter kampus hehe). Sengaja diposting buat ngramein blog aja, n_n

ImageSemarang – Bertempat di gedung D lantai 2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro hari Senin kemarin telah dilaksanakan acara Pisah Sambut Dekan FKM UNDIP 2011. Acara yang  dimulai pada pukul 11.00 WIB tersebut dihadiri oleh para civitas akademika FKM UNDIP dan para tamu undangan yang salah satu diantaranya adalah Rektor UNDIP Prof. Dr. Sudharto P Hadi MES. Disusul berdasarkan urutan datang yaitu PR I, PR III, PR II, dan PR IV . Acara dibuka pertama kali dengan sambutan dari Dekan FKM UNDIP yang terpilih kembali untuk periode 2010 – 2014, Dra. VG Tinuk Istiarti M. Dalam sambutannya, Bu Tinuk –begitu panggilan akrabnya- yang kini terpilih kembali untuk menjabat sebagai Dekan FKM UNDIP, banyak melaporkan kegiatan maupun target – terget yang sudah dicapai pada periode kepemimpinan beliau terdahulu. Continue reading

“KAPAL KOSONG, NAHKODA TANPA NAVIGATOR”


Aku dan LPM Publica Health

-Chapter 1-

“Bi, PU tahun depan kamu ya?…” itu kalimat pertama yang mengawali ceritaku disini. Sebuah kalimat pertanyaan yang sebenarnya bisa menjadi retoris, jika ditanyakan kepada kebanyakan orang. Dan pasti kebanyakan jawabannya adalah “Tidak mau.., Ah aku gak siap..,..coba cari yang lain aja…bla and bla…” Seperti kebanyakan contoh disekitar kampus, jika orang atau mahasiswa diajak atau disuruh untuk memimpin, pasti jawabannya hampir semua seperti itu. Atau jika disuruh bertanya oleh dosennya disaat kuliah, hampir semuanya juga pasti diam seribu bahasa. Kultur seperti itu memang susah untuk dihilangkan di bumi pertiwi ini. Tak tahu aku apa sebabnya. Continue reading