Belajar dari Laut


My title

page contents

“Sesungguhnya pada kejadian semua langit dan bumi dan perubahan malam dan siang dan kapal yang berlayar di lautan membawa barang yang bermanfaat bagi manusia, dan apa yang diturunkan Allah dari langit dari ada air, maka dihidupkanNya dengan (air) itu bumi, sesudah matinya , seraya disebarkanNya padanya dari tiap-tiap jenis binatang, dan peredaran angin, dan awan yang diperintah di antara langit dan bumi; adalah semua­nya itu tanda-tanda bagi kaum yang berakal”.

Sungguh Maha Besar Kekuasaan dan ciptaan Alloh SWT. Lukisan alam yang tak ada satupun yang cacat yang terlihat. Semua bertasbih kepadaNya.Ombak berderu, laut yang biru meluas, angin bergerak menyusuri sampai ke pantai, pasir mengukir tanah, pohon bergoyang – goyang, ikan menari – nari dalam air,,,semuanya, sekan berbisih lirih mengucap “Maha Suci Engkau”…
Akupun malu kepada mereka. Mereka yang tak pernah mengeluh atas apa sudah yg diciptakan untuk mereka. Mereka pandai bersyukur. Sedangkan Aku, manusia yg mempunyai akal dan makhluk sempurna…tak pernah puas dengan keadaan, lupa akan kenikmatan dan mensyukuri atas apa yang di karuniakan kepadaku.
Sesungguhnya tersimpan tanda – tanda kebesaranNya bagi orang – orang yang mau berpikir. Di laut ini, bagaimana bisa seorang nelayan mencari rizki untuk dirinya maupun keluarganya jika tidak ada laut dan isinya? tak ada angin yang bergerak kecuali atas izin Alloh dan tak ada ikan yang didapat kecuali atas izinNya.


Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut (dengan mengatakan): “Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur.” Katakanlah: “Allah menyelamatkan kamu daripada bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya.” (Al-An’am:63-64)

“Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui”. Al An’am(6):97

Manusia sepatutnya memang haruslah banyak – banyak bersyukur…tak ada alasan untuk tidak bersyukur. Jika kau merasa menderita, pasti disekelilingmu ada yg lebih menderita. Bersyukurlah..Jika kau merasa bahagia, bersyukurlah,,,karena disekelilingmu belum tentu sebahagia kamu..
Tapi manusia kebanyakan tak mengetahui, Tetapi pula,Alloh sangat sayang kepada manusia. Sehingga masih memberi nikmat pada manusia, walaupun manusia itu sering melupakanNya. Dan Alloh tak pernah tidur menolong hambaNya.

Aku muslim, dan aku sangat cinta kepada Alloh melebihi cintaku padaku pada diriku sendiri…

2 thoughts on “Belajar dari Laut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s